Jumat, 04 Mei 2012

Tips Merawat Mata


Mata adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Dengan mata kita dapat menikmati segala keindahan yang ada didunia oleh sebab itu dinamakan juga sebagai jendela dunia. Namun tanpa kita sadari, kita sendiri yang merusak darikesehatan mata itu sendiri. Mulai dari kebiasaan menonton tv atau monitor terlalu dekat, mengucek mata, dan banyak lainnya. Oleh karena itu perlu kita lakukan pencegahan dan perawatan kesehatan mata sebelum menjadi lebih buruk.

Berikut ini tips kesehatan untuk perawatan mata.

Resiko Terlalu Lama Naik Motor Bagi Kesehatan


Bagi anda para pengendara sepeda motor sepertinya harus benar-benar memperhatikan yang satu ini. Pasalnya baru-baru ini di Amerika ada penelitian yang mengatakan bahwa naik motor bisa menyebabkan terganggunya kesehatan terutama kaum adam dapat menjadi impotensi. Dengan adanya penelitian ini, setiap lelaki tentu kini harus lebih waspada karena laki-laki yang naik motor beresiko mengalami impotensi dan akan mengalami masalah kesehatan pada kantung kemih.

Tips Mengatasi Rambut Rontok


Rambut adalah mahkota bagi wanita yang menunjukan kecantikan seorang wanita. Kebotakan adalah momok tersendiri yang lumayan menakutkan. Rambut adalah mahkota yang turut andil meningkatkan percaya diri dan performa kita. Lalu apa jadinya bila kebotakan mulai menghampiri Anda? Jangan panik, berikut paparan para ahli bagaimana tips kecantikan mensiasati dan mengurangi kebotakan melalui makanan yang kita konsumsi sehari-hari.


Payudara Alami Lebih Terlihat Seksi dan Cantik


Banyak Wanita menganggap berpayudara besar identik dengan persepsi kecantikan.Tak sedikit wanita yang memiliki pemikiran untuk operasi implan untuk memperbesar payudara agar dapat meningkatkan kecantikan dirinya.

Namun, sadarkan Anda bahwa perempuan dengan ukuran payudara alami itu dilihat lebih seksi dan cantik ? Itu bukan sekadar asumsi, bahkan uji ilmu medis pun membuktikannya.

1. Lebih mudah terangsang
Hasil studi University of Wina menemukan bahwa perempuan berpayudara besar terkadang kurang sensitif terhadap

Penderita Kanker Butuh Olahraga


Penderita kanker biasanya menjalani perawatan kemoterapi dan terapi radiasi. Keletihan sering kali melanda setelah mereka menjalankan perawatan kesehatan tersebut. Namun menurut Josie Gardiner, pelatih fisik khusus penderita kanker dari Amerika Serikat, latihan fisik juga diperlukan bagi para penderita kanker.

Berikut beberapa aneka tips kesehatan olahraga yang menurut Gardiner sangat cocok bagi penderita kanker, seperti yang dikutip dari Fox News.

1. Aerobik
Latihan kardio pasti menjadi salah satu bagian dari berlatih aerobik, yang memungkinkan seseorang membakar kalori sebanyak-banyaknya. Mengurangi kalori juga merupakan salah satu pencegahan penyebaran kanker. Selain itu latihan kardio juga membuat fisik seseorang semakin kuat dan tangguh.

2. Latihan beban
Kemoterapi dan terapi radiasi berakibat pada kerapuhan tulang, terutama bagi wanita. Untuk itu latihan angkat beban ringan menjadi sangat penting. Hal ini dapat membuat tulang dan otot kembali kuat.

3. Latihan keseimbangan
Terapi dan perawatan penderita kanker biasanya memengaruhi masa tubuhnya seperti berkurangnya massa tulang. Oleh karena itu, para penderita kanker perlu melatih keseimbangan tubuhnya dengan rutin, untuk performa kesehatan yang lebih baik.

4. Melenturkan tubuh
Beberapa penderita kanker yang telah menjalani operasi biasanya mengalami nyeri di bagian bekas operasi. Untuk itu mereka tak bisa memilih olahraga yang terlalu berat. Untuk mereka yang berada di dalam kondisi ini, Gardiner menyarankan olah raga yang bisa melatih kelenturan tubuh seperti yoga.

Tips Mengurangi Resiko Stroke


Stroke adalah penyakit kesehatan tidak hanya menyerang kalangan orang tua. Di Amerika Serikat setiap tahunnya 15.000-an orang berusia antara 30-44 tahun terserang stroke.

Di Indonesia angka yang terserang stroke tidak pernah jelas. Harap maklum, karena data kesehatan belum dianggap penting. Tapi para pakar sependapat bahwa usia penderita stroke di sini semakin muda.

Jika Anda tak ingin dan belum menjadi korbannya, mulai sekarang juga harus melakukan tindakan pencegahan. Berikut ini sejumlah saran dari Harold P. Adams, Jr. MD., profesor neurologi di University of Iowa Hospital and Clinic, Iowa City, AS., untuk mengurangi resiko stroke.

1. Periksa tekanan darah secara rutin. Riset menunjukkan, rajin kontrol mengurangi 40 persen risiko stroke. "Mengontrol tekanan darah tinggi itu vital bagi pencegahan stroke," ujar Prof. Adams. Bila lebih dari 140/90, berarti tekanan darah Anda tinggi. Usahakan untuk menurunkannya.

2. Singkirkan tembakau. Hasil studi memperlihatkan, menjauhi tembakau mengurangi risiko stroke sampai 33 persen. "Tidak ada istilah merokok sedikit. Harus berhenti sama sekali, sejak saat ini!" tandas Prof. Adams.

3. Periksa leher Anda. Mintalah dokter mendengarkan bunyi mendesing di leher Anda. Ini terutama penting jika Anda mengalami aterosklerosis (pengerasan dan penebalan pembuluh darah) yang menyebabkan tersumbatnya aliran darah.

4. Lakukan latihan olahraga. Riset menunjukkan, mereka yang mulai latihan pada usia antara 25-40 tahun, risikonya terserang stroke berkurang 57 persen. Sedangkan yang mulai latihan saat usianya 40-55 tahun, kesempatannya 37 persen lebih baik untuk terhindar dari stroke.

5. Asal hijau atau oranye, santap saja. Terlalu dini menyebut beta-karoten dapat mencegah stroke. Tapi makan sayur dan buah (sumber beta-karoten) lebih banyak setiap harinya, kata Prof. Adams, sangat baik.

6. Makanlah potasium. Riset menegaskan, mengkonsumsi makanan kaya potasium sehari-hari, mengurangi risiko stroke 40 persen. Kentang adalah sumber potasium yang baik, selain alpukat, kedelai, pisang, salmon dan tomat.

7. Kenali kandungan aspirin. Memang aspirin sering disebut bisa membantu mencegah stroke. "Tapi kalau Anda tidak memiliki risiko stroke, dampaknya bisa kurang baik," ujar Prof. Adams. Konsultasilah pada dokter.

8. Kurangi lemak. Apa yang baik bagi jantung Anda, baik pula bagi otak. Menjaga kadar kolesterol berarti menghambat aterosklerosis dan stroke. Makanlah lemak tidak lebih dari 25 persen kebutuhan kalori.

9. Jauhi alkohol. Kalau Anda belum berkenalan dengan alkohol, lebih baik tidak usah kenal, walau ada penelitian yang menyatakan bahwa dalam jumlah tertentu bisa mencegah stroke dan serangan jantung. Sebab, tidak pernah jelas ukuran minum secukupnya itu

Menghilangkan Kebiasaan Ngorok (Mendengkur)


Ngorok atau mendengkur adalah masalah kesehatan sering kita alami saat tidur. Hal ini terjadi salah satunya karena terjadinya penyempitan atau tidak lancarnya saluran pernapasan. ketika jaringan-jaringan di balik kerongkongan, seperti lidah dan langit-langit mulut saling bersinggungan, bergetar dan memproduksi bunyi dengkuran.

Pada kasus lain, persinggungan jaringan-jaringan tadi dapat langsung menghilangkan suplai udara ke dalam tubuh kita. Ini yang disebut sleep apnea, tubuh mengalami kekurangan oksigen, yang dapat merusak kesehatan terutama jantung Anda.

Ngorok sering terjadi pada orang yang memiliki berat badan berlebih, hal ini dikarenakan banyak bagian tubuh tertutup lemak termasuk pada saluran pernapasan. Namun ngorok juga dapat disebabkan karena seseorang terlalu lelah.

berikut ini beberapa tips kesehatan untuk menghilangkan kebiasaan ngorok :
1. Tidurlah dengan posisi Menyamping.
posisi telentang saat tidur, menyebabkan pangkal lidah jatuh yang dapat menjadi beban sehingga menyebabkan ngorok.
2. Kurangi berat badan dengan olahraga.
dengan berolahraga selain sehat juga dapat mengurangi lemak dalam tubuh, termasuk pada saluran pernapasan sehingga sirkulasi udara lebih lancar.
3. Berhenti merokok.
Merokok dapat menyebabkan gangguan pada pernapasan yang dapat menyebabkan ngorok.
4. Hindari alkohol.
Alkohol dapat menyebabkan relaksasi pada otot-otot leher, sehingga dapat menyebabkan mendengkur ngorok.
5. Atur pola tidur sehat dan teratur.
begadang dan kurang tidur dapat menyebabkan tubuh lelah, hal tersebut dapat menyebabkan mendengkur/ngorok.
6. Minumlah banyak cairan.
kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat menyebabkan kering dan lengketnya saluran pernapasan sehingga menyebabkan mendengkur/ngorok.
7. Agak tinggikan posisi kepala
Dengan meninggikan posisi kepala mungkin akan menghilangkan tekanan pada otot-otot pernapasan, sehingga saluran pernapasan lebih lancar.

mulailah mengurangi atau hilangkan kebiasaan mengorok, karena dampak dari ngorok berbahaya bagi kesehatan dan teman tidur :) . Mulailah pola tidur sehat agar mendapat kesegaran disaat anda bangun untuk memulai hari yang lebih baik.db